Minggu, 05 April 2015

Dortmund Pertimbangkan Jual Pemainnya ke MU

Borussia Dortmund ternyata tak sepenuh hati ingin mempertahankan Mats Hummels. Die Borussen mengaku akan mempertimbangkan jika ada tawaran yang cocok untuk bek berusia 26 tahun tersebut.

Manchester United (MU) menjadi klub yang selalu dikaitkan dengan Hummels. Setan Merah membutuhkan bek berpengalaman setelah ditinggal Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand musim panas lalu.

"Saat ini tidak ada diskusi apapun karena memang belum ada yang menawar Hummels. Tapi jika memang ada maka kami akan mempertimbangkannya," kata CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke.

mats-hummels-130311a

"Situasi di Dortmund selalu sama. Kami kehilangan satu pemain besar setiap musim, tapi tetap tidak berhenti bermain sepak bola," ujarnya menambahkan.

Kontrak Hummels baru berakhir pada tahun 2017. Dan Watzke merasa tak perlu terburu-buru menjualnya karena Dortmund tidak butuh banyak uang dalam jangka pendek.

"Kami tidak berpikir dalam jangka sebentar. Kami pernah mengalami situasi yang sama saat menjual Robert Lewandowski. Kami menahannya sehingga bisa dapat uang 50 juta euro lebih banyak," kata Watzke.

RvP Terancam Absen di Derby Manchester

Van Persie: Pemain Liga Inggris dengan Pendapatan Tertinggi(udah)

Manchester United tampaknya harus memarkir penyerangnya, Robin van Persie, lebih lama. Van Persie yang harus absen saat melawan Aston Villa di Old Trafford, Sabtu (4/4/2015) harus beristirahat lebih lama lagi.

Eks penyerang Arsenal itu kemungkinan tidak dapat berpartisipasi dalam laga besar di derby Manchester kontra Manchester City pada 12 April mendatang. Manajer MU, Louis van Gaal, sendiri masih belum yakin dengan kondisi anak asuhnya itu.

"Saya pikir tidak bisa bermain," ucap Van Gaal saat ditanya mengenai kemungkinan RvP turun saat hadapi The Citizens seperti dilansir Sportsmole (4/4).

Striker asal Belanda itu harus berurusan dengan tim medis. Van Persie masih berkutat dengan cedera pergelangan kaki. Dia mendapat cedera tersebut pada 21 Februari silam.

Van Persie menjadi tumbal kekalahan Swansea City 1-2 di Liberty Stadium. Sejak saat itu, pria berusia 31 tahun tersebut sudah absen dalam lima pertandingan Setan Merah (julukan MU).

Mantan kapten Arsenal tersebut telah mencetak 57 gol dari 101 pertandingan di semua pertandingan dalam tiga musim bersama Setan Merah. Van Persie juga sudah mempersembahkan gelar Liga Premier Inggris untuk MU.

Manajer MU Siap Gagalkan Ambisi Chelsea


Louis Van Gaal
Manchester -
 Terseok di awal musim, Manchester Untied (MU) kini bertengger di peringkat tiga klasemen sementara Liga Premier Inggris. Kemenangan 3-1 atas Aston Villa di Old Trafford, Sabtu (4/4/2015) malam WIB, membuat MU mengoleksi 62 poin dari 31 laga. Pasukan Setan Merah--julukan MU-- terpaut delapan angka dari Chelsea yang baru memainkan 30 laga.
Hasil ini membuat Manajer Louis van Gaal bersikeras skuatnya masih dalam persaingan memenangkan gelar juara. Manajer asal Belanda itu menegaskan Wayne Rooney dan kawan-kawan akan berjuang hingga laga terakhir untuk menggagalkan upaya Chelsea menjadi juara.
"Saya mencari lebih tinggi dari sekadar masuk zona Liga Champions," kata Van Gaal seperti dilansir Sportsmole, Minggu (5/4/2015).
"Kami harus menang setiap minggu untuk melakukan hal ini. Tapi ketika Anda memberikan tekanan itu mungkin. Arsenal juga menempatkan tekanan. Jadi, Anda tidak pernah tahu."
Tiga gol kemenangan MU ke gawang Aston Villa masing-masing dicetak Ander Herrera (2 gol) dan Wayne Rooney. Sementara gol balasan Villa dicetak Christian Benteke.
Pada laga berikutnya, MU akan menghadapi rival sekota, Manchester City. Laga ini akan berlangsung di Old Trafford pada 14 April mendatang.

Minggu, 22 Maret 2015

Liverpool 1-2 Manchester United: Mata Dua Gol, The Reds Menangis



Manchester United akhirnya memenangkan drama di Anfield dengan skor 1-2, pada lanjutan Premier League, Minggu (22/3). Juan Mata jadi pahlawan Red Devils dengan mencetak dua gol ke gawang Liverpool.


Raihan tiga poin ini pun membuat MU kini memiliki 59 poin hanya berbeda satu poin dengan Arsenal yang duduk di peringkat ketiga. Sementara Liverpool tetap berada di peringkat kelima dengan 54 poin.


Sepanjang 10 menit pertama, sebenarnya kedua tim langsung mencoba bermain terbuka namun tidak ada peluang berarti yang tercipta. Beberapa serangan yang dilancarkan oleh Liverpool maupun MU harus berakhir hingga barisan pertahanan saja.


Gol pun akhirnya tercipta di menit ke-13, berawal dari killer pass yang dilepaskan oleh Ander Herrera, ia mengincar Juan Mata yang berdiri lepas kawalan dari sisi kiri The Reds. Mata pun melepaskan bola dengan kaki kanannya dan berhasil membawa MU memimpin 1-0.



Setelah gol Juan Mata, tim tuan rumah bermain lebih sabar untuk membuka peluang, namun peluang yang didapat oleh Sturridge lewat tendangan volley pada menit ke-20 belum mampu membuat kedudukan imbang. Terlihat kesulitan, The Reds mencoba membuka peluang lewat aksi individu Raheem Sterling yang masih bisa dipatahkan oleh barisan pertahanan United.


Liverpool baru mendapatkan peluang emas di menit ke-34, berawal dari bola panjang menyilang yang dikirim Henderson kepada Sturridge. Pemain lincah itu pun segera melepaskan umpan mendatar ke tengah kepada Lallana yang berdiri bebas. Namun sayang tendangannya gagal menemui sasaran meski De Gea sudah terlihat mati kutu.


Jelang babak pertama usai, MU sempat mendapat satu lagi peluang dari Michael Carrick. Dalam posisi tidak terkawal, ia melepaskan tendangan jarak jauh yang masih bisa ditangkap oleh Mignolet. Babak pertama pun harus diakhiri dengan keunggulan MU 1-0.


Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba menambah daya serang mereka dengan mengganti Adam Lallana dengan Steven Gerrard. Namun apa lacur, baru detik ia bermain, Gerrard pun harus diusir keluar lapangan atas pelanggaran kerasnya kepada Ander Herrera.




Petaka Liverpool pun kembali bertambah di menit ke-58, Juan Mata kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah gol saltonya yang memanfaatkan umpan cantik dari Angel Di Maria kembali merobek gawang yang dikawal Mignolet.



Usaha Liverpool akhirnya berbuah hasil di menit 69, umpan terobosan Coutinho berhasil disambar dan dikonversi menjadi gol. Liverpool 1-2 MU.



Laga pun berjalan ketat dan panas. Beberapa kali pemain MU dan Liverpool terlibat duel dengan pelanggaran keras. Bahkan para fans The Reds sampai harus menahan Balotelli untuk tidak berkelahi dengan Smalling.




Jelang bubaran, MU sebenarnya mendapat kesempatan untuk menambah gol lewat titik putih setelah Daley Blind dilanggar oleh Emre Can di kotak terlarang. Namun Rooney yang menjadi algojo gagal menuntaskan tugas dengan baik.


Hingga pertandingan usai laga pun berakhir dengan kemenangan Manchester United.

Kamis, 19 Maret 2015

Serbabisa, Legenda MU Puji Daley Blind

Daley Blind
 
Penampilan impresif yang diperlihatkan bintang baru Manchester United Daley Blind membuat legenda Setan Merah Dennis Irwin melontarkan pujian. Ia kagum dengan Blind  karena bisa bermain di posisi manapun.

Irwin menyebut pemain asal Belanda itu merupakan rekrutan terbaik MU musim ini. Selain mempunyai daya jelajah luas, pemain asal Belanda dapat membaca situasi dengan sangat baik.

“Dia bisa bermain sebagai bek tengah jika Anda membutuhkannya, bek kiri jika Anda membutuhkannya, dan sudah pasti dia bermain di lini tengah," ucap Irwin dikutip dari situs resmi klub.

"Tidak semua pemain dapat bermain diberbagai posisi seperti Blind. Dia merupakan pemain yang bagus untuk Manchester United," imbuhnya.

Pria berusia 49 tahun itu menilai pertandingan seru bakal terjadi saat MU berhadapan dengan Liverpool akhir pekan nanti. Ia mengatakan manajer Setan Merah Louis van Gaal kemungkinan akan menurunkan skuat yang sama seperti lawan Tottenham Hotspur pekan lalu.

"Manajer bisa saja memainkan para pemain yang sama seperti lawan Spurs pada Minggu kemarin. Saya melihat pemain yang bermain saat itu tampil sangat baik," tuturnya.

Bocoran Jersey Manchester United Musim 2015/16

Manchester - Perhelatan musim 2014/15 belum lah berakhir. Tapi tampaknya, Manchester United telah mempersiapkan jersey yang akan dipakai untuk musim depan.

Dalam 13 musim terakhir, Setan Merah selalu memakai jersey buatan apparel asal Amerika Serikat, Nike. Akan tetapi, di musim depan, MU dan Nike memutuskan untuk pisah jalan.

Dan di musim depan, jersey The Red Devils akan diproduksi oleh Adidas. Bersama perusahaan penyedia alat olahraga asal Jerman itu, Manchester United menerima pemasukan hingga 750 juta poundsterling dengan durasi kontrak hingga 10 musim ke depan.

Seperti dilansir Mirror, seragam kandang MU untuk musim depan masih didominasi warna merah. Tapi bedanya, sisi kiri dan kanan lengan terdapat tiga strip berwarna putih ciri khas Adidas.

Selain itu, terdapat garis merah di bagian depan. Sedangkan sponsor utama di seragam anyar MU musim 2015/16 masih diisi perusahaan otomotif asal Amerika Serikat.

Untuk seragam tandang, Manchester United kembali memakai warna putih. Tapi bedanya, strip di bagian kanan dan kiri lengan berwarna hitam. Selain itu, di bagian dasar seragam terdapat warna hitam.

Akan tetapi, foto-foto seragam Manchester United ini adalah gambaran sejumlah fans MU. Meski begitu, jersey tersebut yang kemungkinan besar dipakai oleh Wayne Rooney dan kawan-kawan di musim 2015/16.

Manchester United new home kit by Adidas for 2015/16 season (Picture: Adidas)

Manchester United new away kit by Adidas for 2015/16 season (Picture: Adidas)

Di Maria: Laga Lawan Liverpool Krusial!

Angel Di Maria
 


Manchester - Angel Di Maria merasa Manchester United (MU) memasuki masa krusial jelang akhir musim. Itu sebabnya ia ingin MU menang dalam laga lawan Liverpool akhir pekan nanti untuk menjadi modal menjalani laga bertat lain.

Ya, MU memang menghadapi jadwal yang tidak menguntungkan. Setelah melawan The Reds, mereka masih harus menghadapi Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Padahal punya target yang berat musim ini. Yakni finis di posisi empat besar dan lolos ke Liga Champions.

Saat ini Setan Merah sendiri berada di posisi keempat klasemen dengan 56 poin dari 29 laga. Dan masih mungkin disalip pesaingnya seperti Liverpool, Southampton, dan Tottenham Hotspur.

"Kami sangat waspada dengan laga big match yang semakin dekat. Kami tahu prestasi kami pada akhir musim akan ditentukan oleh hasil dari laga-laga ini," kata Di Maria seperti dilansir Sport Review.

"Tapi saya tahu klub ini akan berjuang hingga akhir. Yang pasti semua yang ada di dalam klub sangat percaya diri," kata Di Maria.