Minggu, 22 Maret 2015

Liverpool 1-2 Manchester United: Mata Dua Gol, The Reds Menangis



Manchester United akhirnya memenangkan drama di Anfield dengan skor 1-2, pada lanjutan Premier League, Minggu (22/3). Juan Mata jadi pahlawan Red Devils dengan mencetak dua gol ke gawang Liverpool.


Raihan tiga poin ini pun membuat MU kini memiliki 59 poin hanya berbeda satu poin dengan Arsenal yang duduk di peringkat ketiga. Sementara Liverpool tetap berada di peringkat kelima dengan 54 poin.


Sepanjang 10 menit pertama, sebenarnya kedua tim langsung mencoba bermain terbuka namun tidak ada peluang berarti yang tercipta. Beberapa serangan yang dilancarkan oleh Liverpool maupun MU harus berakhir hingga barisan pertahanan saja.


Gol pun akhirnya tercipta di menit ke-13, berawal dari killer pass yang dilepaskan oleh Ander Herrera, ia mengincar Juan Mata yang berdiri lepas kawalan dari sisi kiri The Reds. Mata pun melepaskan bola dengan kaki kanannya dan berhasil membawa MU memimpin 1-0.



Setelah gol Juan Mata, tim tuan rumah bermain lebih sabar untuk membuka peluang, namun peluang yang didapat oleh Sturridge lewat tendangan volley pada menit ke-20 belum mampu membuat kedudukan imbang. Terlihat kesulitan, The Reds mencoba membuka peluang lewat aksi individu Raheem Sterling yang masih bisa dipatahkan oleh barisan pertahanan United.


Liverpool baru mendapatkan peluang emas di menit ke-34, berawal dari bola panjang menyilang yang dikirim Henderson kepada Sturridge. Pemain lincah itu pun segera melepaskan umpan mendatar ke tengah kepada Lallana yang berdiri bebas. Namun sayang tendangannya gagal menemui sasaran meski De Gea sudah terlihat mati kutu.


Jelang babak pertama usai, MU sempat mendapat satu lagi peluang dari Michael Carrick. Dalam posisi tidak terkawal, ia melepaskan tendangan jarak jauh yang masih bisa ditangkap oleh Mignolet. Babak pertama pun harus diakhiri dengan keunggulan MU 1-0.


Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba menambah daya serang mereka dengan mengganti Adam Lallana dengan Steven Gerrard. Namun apa lacur, baru detik ia bermain, Gerrard pun harus diusir keluar lapangan atas pelanggaran kerasnya kepada Ander Herrera.




Petaka Liverpool pun kembali bertambah di menit ke-58, Juan Mata kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah gol saltonya yang memanfaatkan umpan cantik dari Angel Di Maria kembali merobek gawang yang dikawal Mignolet.



Usaha Liverpool akhirnya berbuah hasil di menit 69, umpan terobosan Coutinho berhasil disambar dan dikonversi menjadi gol. Liverpool 1-2 MU.



Laga pun berjalan ketat dan panas. Beberapa kali pemain MU dan Liverpool terlibat duel dengan pelanggaran keras. Bahkan para fans The Reds sampai harus menahan Balotelli untuk tidak berkelahi dengan Smalling.




Jelang bubaran, MU sebenarnya mendapat kesempatan untuk menambah gol lewat titik putih setelah Daley Blind dilanggar oleh Emre Can di kotak terlarang. Namun Rooney yang menjadi algojo gagal menuntaskan tugas dengan baik.


Hingga pertandingan usai laga pun berakhir dengan kemenangan Manchester United.

Kamis, 19 Maret 2015

Serbabisa, Legenda MU Puji Daley Blind

Daley Blind
 
Penampilan impresif yang diperlihatkan bintang baru Manchester United Daley Blind membuat legenda Setan Merah Dennis Irwin melontarkan pujian. Ia kagum dengan Blind  karena bisa bermain di posisi manapun.

Irwin menyebut pemain asal Belanda itu merupakan rekrutan terbaik MU musim ini. Selain mempunyai daya jelajah luas, pemain asal Belanda dapat membaca situasi dengan sangat baik.

“Dia bisa bermain sebagai bek tengah jika Anda membutuhkannya, bek kiri jika Anda membutuhkannya, dan sudah pasti dia bermain di lini tengah," ucap Irwin dikutip dari situs resmi klub.

"Tidak semua pemain dapat bermain diberbagai posisi seperti Blind. Dia merupakan pemain yang bagus untuk Manchester United," imbuhnya.

Pria berusia 49 tahun itu menilai pertandingan seru bakal terjadi saat MU berhadapan dengan Liverpool akhir pekan nanti. Ia mengatakan manajer Setan Merah Louis van Gaal kemungkinan akan menurunkan skuat yang sama seperti lawan Tottenham Hotspur pekan lalu.

"Manajer bisa saja memainkan para pemain yang sama seperti lawan Spurs pada Minggu kemarin. Saya melihat pemain yang bermain saat itu tampil sangat baik," tuturnya.

Bocoran Jersey Manchester United Musim 2015/16

Manchester - Perhelatan musim 2014/15 belum lah berakhir. Tapi tampaknya, Manchester United telah mempersiapkan jersey yang akan dipakai untuk musim depan.

Dalam 13 musim terakhir, Setan Merah selalu memakai jersey buatan apparel asal Amerika Serikat, Nike. Akan tetapi, di musim depan, MU dan Nike memutuskan untuk pisah jalan.

Dan di musim depan, jersey The Red Devils akan diproduksi oleh Adidas. Bersama perusahaan penyedia alat olahraga asal Jerman itu, Manchester United menerima pemasukan hingga 750 juta poundsterling dengan durasi kontrak hingga 10 musim ke depan.

Seperti dilansir Mirror, seragam kandang MU untuk musim depan masih didominasi warna merah. Tapi bedanya, sisi kiri dan kanan lengan terdapat tiga strip berwarna putih ciri khas Adidas.

Selain itu, terdapat garis merah di bagian depan. Sedangkan sponsor utama di seragam anyar MU musim 2015/16 masih diisi perusahaan otomotif asal Amerika Serikat.

Untuk seragam tandang, Manchester United kembali memakai warna putih. Tapi bedanya, strip di bagian kanan dan kiri lengan berwarna hitam. Selain itu, di bagian dasar seragam terdapat warna hitam.

Akan tetapi, foto-foto seragam Manchester United ini adalah gambaran sejumlah fans MU. Meski begitu, jersey tersebut yang kemungkinan besar dipakai oleh Wayne Rooney dan kawan-kawan di musim 2015/16.

Manchester United new home kit by Adidas for 2015/16 season (Picture: Adidas)

Manchester United new away kit by Adidas for 2015/16 season (Picture: Adidas)

Di Maria: Laga Lawan Liverpool Krusial!

Angel Di Maria
 


Manchester - Angel Di Maria merasa Manchester United (MU) memasuki masa krusial jelang akhir musim. Itu sebabnya ia ingin MU menang dalam laga lawan Liverpool akhir pekan nanti untuk menjadi modal menjalani laga bertat lain.

Ya, MU memang menghadapi jadwal yang tidak menguntungkan. Setelah melawan The Reds, mereka masih harus menghadapi Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Padahal punya target yang berat musim ini. Yakni finis di posisi empat besar dan lolos ke Liga Champions.

Saat ini Setan Merah sendiri berada di posisi keempat klasemen dengan 56 poin dari 29 laga. Dan masih mungkin disalip pesaingnya seperti Liverpool, Southampton, dan Tottenham Hotspur.

"Kami sangat waspada dengan laga big match yang semakin dekat. Kami tahu prestasi kami pada akhir musim akan ditentukan oleh hasil dari laga-laga ini," kata Di Maria seperti dilansir Sport Review.

"Tapi saya tahu klub ini akan berjuang hingga akhir. Yang pasti semua yang ada di dalam klub sangat percaya diri," kata Di Maria.